TEROR SELEBARAN BURONAN MUJAHIDIN Aktivis JIL Guntur Romli Ketir-ketir Diancam Teroris

>> Thursday

Akhirnya Bulan Ketiga Omset Bisnis Online Saya Rp 250 Juta/Bulan! ALHAMDULILLAH

TEROR SELEBARAN BURONAN MUJAHIDIN Aktivis JIL Guntur Romli Ketir-ketir Diancam Teroris.Selebaran berisi daftar tiga orang 'buronan' Mujahidin yang dibagikan pendukung saat akan berlangsung sidang Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT), Abu Bakar Baasyir di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 10 Februari 2011, kini menjadi kenyataan.

Saat itu, para pendukung Abu Bakar Ba'asyir berdemo di depan pengadilan, membagikan selebaran bertuliskan tiga orang yang dianggap 'buronan', yakni Kepala BNN Komjen Pol Gories Mere, Direktur Penahanan BNPT Kombes Pol Petrus Golose, dan aktivis Jaringan Islam Liberal (JIL) Guntur Romli. Pada Selasa (15/3/2011), terbukti Gories Mere dikirimi bom buku.


Isi selebaran tersebut berbunyi: "Buronan Mujahidin: Peter Golose, Gories Mere, Guntur Romli. Dicari hidup atau mati".

Saat ini, Guntur Romli mengaku khawatir akan keselamatan jiwa karena ancaman lewat selebaran itu telah terbukti dengan kiriman bom ke Gories Mere.

"Itu kan sidang pertama. Kan waktu itu sidangnya tidak jadi. Saya memang belum tahu isi selebaran itu. Tapi, saya dapat informasi juga soal ancaman itu. Ini agar saya lebih waspada. Itu ancaman serius," ujar Guntur saat dihubungi, Kamis (17/3/2011).

Saat itu, seorang pendukung Baasyir berteriak, "Tiga orang ini adalah antek-antek yang menghancurkan Islam."

Dalam aksinya, para pendukung Ba'asyir juga mengecam kepolisian lantaran menjebloskan Ba'asyir ke penjara. "Jangan mengaku Islam kalau menganiaya ulama. Jangan sampai ulama kami difitnah. Ini semua gara-gara duit," teriaknya.

Menurut Guntur, seharusnya polisi menangkap orang yang menyebarkan selebaran hasutan ancaman tersebut.

Guntur mengatakan belum akan melapor ke polisi. Namun, lanjut Guntur, seharusnya polisi sudah bergerak menangkap penyebar selebaran itu tanpa perlu ada laporan, sebagaimana diatur dalam Pasal 156 KUHP.

"Seharusnya polisi saat mengetahui selebaran itu segera menangkap orang yang menyebarkannya. Itu kan hasutan untuk membunuh. Itu terbukti, dengan kiriman bom ke BNN, ke Pak Gories Mere," ujar Guntur.

Karena merasa ancaman pembunuhan itu semakin nyata, Guntur mengaku, saat ini dijaga ketat oleh sejumlah temannya. "Itu informasi sumber, kenalan saya, dia peneliti. Bisa dipercaya lah. Jadi, sekarang teman-teman saya banyak yang menjaga," ungkap Guntur.

Sementara itu, Kabag Penum Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar mengatakan, selebaran itu akan dijadikan bahan penyelidikan lebih lanjut kepolisian untuk kasus rangkaian aksi teror bom buku beberapa hari ini. "Lihat dari penyelidikan. Boleh, boleh, nanti dipakai," ujar Boy.

Baju Muslim Murah Berkualitas

Related Post



Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Dapatkan Update Terbaru INFO SELEBRITIS TANAH AIR!

Powered By Info Dunia

Blog Archive

  © Blogger template Webnolia by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP